Undangan OKS: “Menjadi Orang Indonesia di Asrama Daerah”
Author: Minggus Renyaan // Category: PengumumanHidup di jogja, jauh dari orang tua, dengan tujuan menuntut ilmu. Mudahkah hal itu? Interaksi dan adaptasi di ‘dunia baru’ membutuhkan reses yang dibantu dengan prakondisi kenyamanan, persamaan identitas, interest, perasaan aman. Saat jauh dari sanak saudara, maka tumpuan kenyamanan tersebut adalah jaringan kedaerahan yang memberi jaminan komunalitas. Pembangunan identitas, kebanggaan primordial, dan kesamaan latarbelakang membuat semangat kedaerahan tersebut makin menggebu. Ikatan identitas berbasis kedaerahan pun muncul menjadi zona aman bagi mahasiswa-mahasiswa rantau di Yogyakarta.
Asrama-asrama daerah menghadirkan keluarga besar yang mempertahankan identitas kedaerahan meskipun acapkali diwujudkan dalam gebyar budaya adat yang berisikan sajian kesenian daerah.
Lalu, bagaimanakah posisi asrama daerah di mata para penghuninya? Kenyamanan apa yang dinikmati, serta bagaimanakah relasi penghuni asrama dengan orang-orang di luar asrama? Bagaimana pula relasi lintas budaya yang terfasilitasi melalui kos-kosan umum? Obrolan Kamis Sore IMPULSE akan mengupasnya.
Hadiri Obrolan Kamis Sore IMPULSE, 29 November 2007, pukul 15.30-17.00 WIB, di beranda IMPULSE, Jl. Cempaka 9, Deresan, Yogyakarta.
Pembicara/bintang tamu dalam Obrolan Kamis Sore ini adalah perwakilan mahasiswa dari Asrama daerah yang ada di Yogya, antara lain : Asrama Lampung, Sumatera Utara, Aceh, Kalimantan Barat, Sulawesi, Papua, dan Nusa Tenggara.
Salam,
Ranggabumi
Tags: asrama, daerah, indonesia, obrolan, yogyakarta