Presiden SBY Setuju Provinsi Papua Tengah

Author: antiduwa  //  Category: Pembicaraan Umum

TIMIKA – Sekjen Tim Pemekaran Provinsi Papua Tengah, Hironimus Taime, SE mengatakan Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono menyetujui terbentuknya Provinsi Papua Tengah untuk berdiri sendiri. Karena itu, menurutnya dalam waktu dekat Rancangan Undang-undang (RUU) pembentukan kabupaten/kota/provinsi seluruh Indonesia segera dibahas termasuk Provinsi Papua Tengah.

“Ini kabar gembira bagi seluruh komponen bangsa Indonesia khususnya di Papua Tengah. Ini berkat dan anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang harus disyukuri oleh semua yang berdomisili di Papua Tengah terutama Timika sebagai Ibu Kota Papua Tengah”, kata Hironimus Taime ketika menyampaikan kabar tersebut kepada Radar Timika melalui telepon seluler, Kamis (14/8) lalu.

Hironimus mengatakan pemekaran Provinsi Papua Tengah merupakan harga diri masyarakat Papua Tengah dan wajah NKRI yang ingin memajukan daerah dan masyarakat dalam berbangsa dan bernegara. Apa lagi Papua tengah memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) yang cukup sebagai aset masa depan bangsa.

Secara terpisah sebelumnya, Ketua Tim Pemekaran Provinsi Papua Tengah (PTT), Andreas Anggaibak di kediamannya, meminta masyarakat Mimika memberikan dukungan positif agar pemekaran Papua Tengah segera terbentuk dengan ibu kotanya di Timika.

Soal karateker Gubernur Papua Tengah, menurutnya menjadi kewenangan pusat, yakni setelah diseleksi yang terbaik akan dilantik menjabat karateker gubernur di Papua Tengah. (ino)

====================

sumber : Sabtu, 16/08/2008 09:35 (GMT+9.5)

16 Responses to “Presiden SBY Setuju Provinsi Papua Tengah”

  1. Leonardus Tumuka: Dashyatnya Pertumbuhan Pembangunan Mimika Says:

    Perkembangan kota Timika memang sangat luar biasa.KABUPATEN Mimika di selatan Papua secara definitif baru berdiri pada 18 Maret 2000 sebagai implementasi pelaksanaan UU No 45 Tahun 1999. baru saja “kemarin”.

    Sebelumnya, Mimika adalah bagian dari wilayah Kabupaten Fak-Fak menjadi kabupaten definitif dari Kab. Fak-fak(Pontianak post), sekarang “hampir menjadi ibu kota provinsi apabilah telah diresmikan”. Sangat spektakuler. Timika memang sangat dashyat. namun dibalik kedashyatan itu, ternyata masih sangat banyak hal yang harus di benahi. Kemiskinan serta ketertinggalan masyarakat sudah harus diupayakan untuk maju. bahu-membahu adalah kata yang sangat tepat untuk melakukan perubahan di Timika.Mudah-mudahan dengan adanya pemberian nama besar( Ibu kota provinsi papua Tengah di Timika, kaum mudah dapat bangkit untuk bersama-sama dengan kaum intelek terdahulu duduk bersama merancang masa depan Papua Tengah yang lebih baik.

    Adapun acungan jempol sudah pantas untuk diberikan kaum intelektual mudah kepada Kaum intelektual terdahulu yang terus memperjuangkan perubahan untuk kemajuan daerah.

    Sumbangsih dari setiap komponen masyarakat adalah hal yang sangat penting bagi kemjuan daerah.

  2. Fuad. Weler Says:

    Setuju dan tidak setuju itu harus di pertimbangkan terlebih dahulu,… mengingat kriteria pembentukan suatu provinsi bukan hal yang mudah, dimana terdapat sangat banyak kriteria-kriteria yang harus dipenuhi oleh daerah tersebut, saudara saya = Marhaen pinimet, pernah berkomunikasi dengan salah satu tim pembentukan papua tengah dan bertanya tentang pendapat saudara saya!!! apakah anda setuju dengan pembentukan provinsi papua tengah, saudara saya hanya menjawab coba kamu keluar dari rumahmu dan lihat di sekitar rumah anda apakah pantas disebut sebagai sebuah provinsi?
    kemudian komunikasi itu terputus secara mendadak.
    sehingga saya pribadi sangat mengharapkan jangan sampai hanya karena kepentingan sesaat kita mencoba untuk menghancurkan segalanya….. jika punya niat untuk membangun maka lakukanlah dengan sungguh-sungguh,jangan setengah hati… karena orang tua kita sudah cape dengan ulah-ulah orang yang tidak bertanggung jawab. jika memang terpaksa sehinnga papua tengah terbentuk maka saya mengajak teman2 untuk membangun kerja sama yang sungguh-sungguh sehingga pembangunan ini tidak mengecewakan bapa, mama, nene, tete saudara-saudara dorang yang tinggal di kampung sana. AMOLE_NIMAO

  3. Minggus Renyaan Says:

    Dear Koncos…
    ikutan berbagi pandangan..

    menurut saya pribadi, mau jadi provinsi kah… negara kah… itu pasti ada positifnya..

    saya sependapat dengan Pak Leornardus dan sehati dengan Pak Fuad. Weler…

    Maksudnya,

    Terbentuknya provinsi Papua Tengah positifnya adalah keputusan-keputusan untuk urusan birokrasi akan lebih cepat pemrosesannya yang artinya laju pembangunan(?) akan lebih lancar. Aspirasi warga lebih tertampung dan diproses lebih cepat.

    Berangkat dari apa yang dikatakan Marhaen Pinimet, saya ajak koncos untuk benar-benar jujur pada diri sendiri apa yang sebenarnya kita rasakan dengan mengesampingkan sebentar apa yang kita dengar.

    Jadi, mau provinsi kah… negara kah… itu perkembangan sistematis tatanegara bagi Mimika.

    Bagaimana halnya dengan perkembangan mentalitas individu – individu yang menjalankan sistem tatanegara tersebut?

    sekali lagi…
    Om Bob juga bilang dalam de pu lirik lagu…

    “Got To Be True To My Self”

    iyo, mari tong keluar dari rumah, lihat dan rasakan.. jujur pada diri sendiri mengenai apa yang kita rasakan…

    Bayangkan Jalan aspal bagus lebar… semua warga bisa beli mobil… bisa beli motor.. semua punya leptop… HP canggih-canggih…
    tapi kalo yang punya semua itu tidak mau memanfaatkannya untuk ‘kebutuhan pokok sebenarnya’.. lebih memilih untuk mau memanfaatkannya untuk ‘keinginan’ semata…

    apa itu yang dimaksudkan dengan perkembangan…? kemajuan…?

    I don’t think so…

  4. Neli bertha Nancy H.E.M Says:

    mimika oh..mimika apa kau mau jadi ibu kota provinsi papua tengahk?saya mau bilang setuju atau tidak setuju saya tidak tau,karena infrastruktur di sana belum sepenuhnya di perbaiki.hampir semua jalan2 raya belum sepenuhnya di perbaiki,contohnya jalan raya gorong2 yang sampai sekarang belum di perbaiki dari masa kepemimpinan mantan bupati T.Potreyau hingga sekarang mana realisasinya?untuk bapak2 kepala dinas PU mimika yang saya hormati tolong dong jalan2 di perbaiki dari dulu sampai sekarang masih saja begitu…
    memang perkembangan kota timika sangat dasyat dan sangat pesat,luar biasaaa,…tapi ekonomi dan pendidikan masyarakatnya belum semua merata di hampir kota timika.
    saya tidak mau kejadian dulu menimpa kota timika lagi waktu mau mekarkan kota timika jadi ibu kota provinsi papua tengah.
    kenapa yang lain saja bisa mekarkan dong pu daerah baru tong timika tidak bisakaaa…
    pasti tong bisa asal saling membantu…

    mimika nimaome….

  5. aMaNdUs SoWaY Says:

    AmOlOnGo n NiMaOwItImI…

    “Ini kabar gembira bagi seluruh komponen bangsa Indonesia khususnya di Papua Tengah. Ini berkat dan anugerah Tuhan Yang Maha Esa yang harus disyukuri oleh semua yang berdomisili di Papua Tengah terutama Timika sebagai Ibu Kota Papua Tengah”, kata Hironimus Taime ketika menyampaikan kabar tersebut kepada Radar Timika melalui telepon seluler, Kamis (14/8) lalu.

    Patut kita syukuri kalau Mimika terpilih menjadi Ibukota Provinsi Papua Tengah.
    Kita juga patut mensyukuri atas perjuangan Bapak2 untuk menjadikan Mimika sebagai Ibukota Provinsi Papua Tengah!!!
    Kami akan tetap mendukung perjuangan Bapak2 sekalian, yang diharapkan Bapak2 harus bekerja dengan Hati sehingga semuanya dapat berjalan dengan lancar, kalu saja ada konflik yang timbul maka Bapak2 tidak berhasil dan ini akan menambahkan persoalan baru di Tanah Mimika.
    Kasihan Masyarakat asli Mimika(Amungme Kamoro)!!!

    Hironimus mengatakan pemekaran Provinsi Papua Tengah merupakan harga diri masyarakat Papua Tengah dan wajah NKRI yang ingin memajukan daerah dan masyarakat dalam berbangsa dan bernegara. Apa lagi Papua tengah memiliki Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) yang cukup sebagai aset masa depan bangsa.

    (Sumber Daya Alam (SDA) yang cukup sebagai aset masa depan bangsa.)
    Ini yang patut kita Syukuri Kepada Tuhan Yang Maha Kuasa karena kita diberi Sumber Daya Alam(SDA) yang sangat melimpah tidak hanya di Papua tengah namun diseluruh Tanah Papua(Pulau Cendrawasih).
    Yang menjadi masalah SDM Papua Tengah belum cukup BAIK. Bukannya sebaiknya ciptakan manusia2 Papua yang memiliki SDM dan Skill yang Baik lebih banyak lagi sehingga SDA yang kita miliki dapat dikelola oleh manusia2 Papua sendiri, sehingga apa yang kita miliki tidak di ambil oleh orang lain.

    Jangan sampe yang memperjuangkan Pemekaran adalah kita manusia Papua bahkan yang akan menjadi korban manusia Papua jugalah, sesudah disahkan menjadi Provinsi kita hanya menikmati satu tahun pertama selanjutnya kita pulalah yang dijadikan nomor dua dan yang akan menikmati hasilnya orang lain diluar manusia2 Papua(Itu yang terjadi saat ini).
    KENAPA???
    Kita belum siap dengan SDM Kita, dan belum cukup mempunyai skil yang baik,( Yang dibutuhkan untuk memajukan suatu daerah adalah dengan kesiapan SDM dan skil yang mantap)!!!

    MARI…(MENO, NDAOKE, MINGO DAN KAWE)
    Kitorang yang sementara sekolah, kuliah, gunakan kesempatan ini sebaik mungkin dengan meningkatkan talenta yang kita miliki, baik dalam bidang akademik maupun dalam meningkatkan skil sehingga kita mempunyai banyak pengetahuan supaya kita2lah yang boleh bekerjasama untuk dapat membangun Tanah Mimika.

    ((( KALO BUKAN KITA SIAPA LAGI, KALO BUKAN SEKARANG KAPAN LAGI )))

    GOD

    BLESS

    EVERYBODY

  6. Erick Yoku Says:

    dengan adanya isu2 semacam ini,.. kita sebagai kaum intelek harusnya menjadi jeli bahwa kita tidak selamanya harus menjadi penonton belaka. Kita dituntut agar turut serta dalam peran semacam ini.

    Tiap ada isu seperti ini terjadi di Papua, kita selalu menitikberatkan pada mutu SDM kita yang katanya rendah. Kita harus paham, bahwa perubahan semacam ini seharusnya membuat kita lebih terpacu dalam membangun mutu SDM kita & meningkatkan skill kita.

    Karena pada ujung2nya juga, ketika kita selesai. Kita lah yang kelak ke sana untuk membangun daerah kita.

    Ingat!!! kita jangan selalu melihat suatu masalah dengan melihat pada latar belakang tapi coba kita lihat juga ke depannya itu seperti apa yang akan terjadi.

    yang menjadi pertanyaan , apakah kita sebagai generasi penerus sudah menyiapkan diri dalam mengantisipasi hal ini ??

    JIKALAU KITA MERASA BAHWA TANAH MIMIKA ITU MILIK KITA, MARI TUNJUKAN RASA NASIONALIS KITA SEBAGAI BAGIAN DARI BUMI AMUNGSA-MIMIKA.

  7. yenni Says:

    mimika merupakan kabupaten yang kaya akan sumber daya alamnya yang berlimpah ruah…

    pertanyaannya disini, apakah mimika pantas untuk menjadi PROVINSI Papua Tengah atau tidak ????
    ini merupakan pertanyaan yang sangat sulit untuk dijawab…semua komponen masyarakat mengharapkan agar timika menjadi suatu rumah yang tidak kekurangan apapun, maksudnya apabila mimika mau dijadikan propinsi maka yang harus kita lihat bukan sumber daya alamnya, tetapi sumber daya manusia yang harus diperhatikan. karena apabila semua faktor-faktor sumber daya alam itu ada, tetapi tidak ada manusia-manusia yang mau membangun dengan kata lain mempunyai kualitas untuk bersama-sama membangun timika, maka apa yang kita harapkan cuma sia-sia saja, jadi artinya apabila mau dijadikan Propinsi maka faktor-faktor lain harus diperhatikan bukan hanya kekayaan yang mimika punya….

    Amolongoo..Nimao

  8. Matias U Says:

    Sepakat kawan-kawan!!!

    Pemekaran Propinsi Irian Jaya Tengah boleh saja jadi, kedudukan Ibukota Propinsi di Timika (Mimika), maka kita sebagai manusia yang berintelektual yang bisa berpikir jauh kedepan agar kedepannya daerah kita akan lebih maju dan lebih berkembang seperti Propinsi Bali, Kaltim, yang pendapatannya jauh beda dengan Timika-Papua. Sehinga menyangkut daerah kita kontribusih yang jelas tetapi semuanya kadang kabut. Asumsinya bahwa Timika yang selama ini jadi basis utama bagi Dunia Internasional, Nasional, lokal, desa dan lain-lainnya. Timika sebagai pusat pertambangan, tetapi yang jadi pertimbanagan sekarang, apakah Freefort memberdayakan manuasia papua?. Tapi apakah kita bisa mampu untuk bersaing dengan daerah lainnya?,.
    Apakah Timika Menjadi ibukota propinsi yang sah, maka apa pertimbanagan kami, karena tanggapan mahasiswa mimika sanagat sepihak sekali padahal propinsi IJT itu dari kabupaten Timika juga ada, Biak juga ada, Nabire juga ada, Paniai juga ada, dll. Terimakasih.
    Wassalam.
    Tias U

  9. Naibuk Says:

    Masalah Pemekaran Provinsi Papua Tengah Menjadi Malapetaka Baru Bagi Masyakarat Masyarakat di Kawasan Mimika.!!!

    Salah satu agenda pemerintah kabupaten Mimika yang belum tuntas sampai hari ini adalah masalah konflik horizontal yang seringkali mewarnai kabupaten Mimika. Sudah jelas dan terbukti bahwa pemicu konflik di Timika adalah elit-elit politik lokal yang selalu menjual belikan eksistensi masyarakat Mimika. Namun mengapa hari ini mereka kembali bebas merekayasa ulang pemekaran papua tengah yang jelas-jelas sudah dinyatakan bungkam? kawan-kawan tentunya sudah mengerti dampak negatif yang akan didapat melalui propinsi baru ini namun tampaknya pura-pura tidak tau dan didiamkan terus…

    kaluai demi kemajuan daerah kenapa tidak harus melalui kabupaten yang ada sekarang? apakah dengan kehadiran propinsi papua tengah bisa menjamin semua masyarakat timika makmur dan bebas dari penyakit HIV/AIDS, Kemiskinan dan keterbelakangan? dan akan terhapus dari daerah rawan konflik, seperti yang dicap dari masyarakat luas? saya pikir sama sekali tidak, karena dengan adanya propinsi papua tengah ini justru menamba dan menciptakan masalah baru.
    Kita sebagai kaum intelek dan anak bangsa Papua harus perihatin atas kondisi ini, kalau kita biarkan saja berarti kondisi akan dimanfaatkan oleh elit-elit politik yang ingin menghancurkan masyarakat Mimika, pertanyaannya apakah dengan adanya kabupaten mimika anda sudah mendapat hak anda sebagai warga mimika? saya rasa belum, buktinya pemerintah daerah kabupaten mimika belum punya program besaiswa untuk mahasiswa, perkembangan SDM mimika pun belum progres dan masi berada di lini terendah dibanding kabupaten lain di papua. kondisi seperti ini kawan-kawan mahasiswa tidak diperhatikan secara seksama lalu langsung suport kepada elit-elit politik oportunis? ini tentu lucu, kita biasa kuliah tapi kita tidak pernah bersatu dan mengkritisi atas tindakan2 yang keliru ini akhirnya banyak pihak yang meragukan kita…

    kalau kita sadar berarti untuk apa kita mendukung masalah pemekaran propinsi papua tengah,kita tetap lawan demi menegakan keadilan dan kemakmuran bagi masyarakat timika….amolongo-nimao

  10. JoiBoY Says:

    Perlu adanya sikap kritis dari Mahasiswa

    Mahasiswa dijuluki sebagai agent of change atau pelopor revolusioner, dari pengertian ini memberikan inspirasi untuk seseorang dapat belajar dan bisa membedahklan perannya di tengah-tengah masyarakat…Kita kalau jadi mahasiswa berarti tidak hanya progresif didalam tugas mulia yang kita sedang emban, tapi tentunya kita punya tugas untuk berpikir kritis, obyektif, ilmiah, berwawasan luas, kreatif dan inovatif.

    Masalah-masalah yang sering terjadi di timika mulai dari masalah pemerintah, PT Freeport, LPMAK hingga masalah sosial merupakan tugas kita mahasiswa asal kabupaten mimika sebagai pemilik pusaka. Yang menjadi otokritik bagi kita adalah selama ini kita tidak pernah duduk bersama untuk menyikapi secara positif atas setiap peristiwa yang terjadi di mimika itu sendiri, kita jalan sendiri-diri, tidak pernah berpikir untuk kolektif sehingga daya kritisi ditingkat mahasiswa jarang sekali nampak.
    jika kita berpikir sendiri-sendiri tentu tidak menemukan titik terang atas sulusinya..Jadi, IPMAMI sebagai organisasi yang mewadahi seluruh komponen anak bangsa di Mimika seharusnya memfasilitasi kawan-kawan anggota supaya sekali-kali kita diskusi masalah-masalah krusial di timika yang tentu menjadi agenda kita bersama yakni masalah pemerintah, konflik sosial, PT Freeport sampai pengembangan SDM ala LPMAK..yang akhir-akhir ini menjadi bahan kontroversi……
    Amolongo—Nimao

  11. Naynat Says:

    Masalah Pemekaran Provinsi Papua Tengah Menjadi Malapetaka Baru Bagi Masyakarat Masyarakat di Kawasan Mimika.!!!

    Perlu ada ketegasan dari mahasiswa saya sepakat dengan unek2 dari teman2 mahasiswa dimana pun berada
    Kami melihat fenomana yang ada saat ini, daerah yang kaya akan hasil kekayaan berlimpah ruah
    pendapatan yang sangat besar,tetapi dinikmati oleh orang2 elite2 local,mereka mengejar untuk makan hari ini saja pada hal banyak elemen masyarakat sangat beramul adul dan Tuhan tempatkan mereka itu sejak belum ada pemerintah dan PTFI.namun sekarang semuanya merubah.
    Mengingat kejanggalan semacam ini kita sebagai intelektual tulang punggung pembangunan ke depan kabupaten mimika, jangan berdiam diri tetapi, bentindak atas keadilan dan kebenaran.Supaya menyelamatkan dan meningkatkan mutu produktif ekonomi kerayatan yang ada, maka masyarakat bisa kelola sendiri dan bisa dinikmati…

    amolonggo/nimao/amakanee

  12. Naibuk Says:

    Badan Intelejen Negara (BIN)Selalu Berada di Balik Setiap Peristiwa di Kabupaten Mimika

    Timika merupakan salah satu daerah rawan konflik di indonesia, keberadaan obyek tambang PT Freeport menjadi salah satu pemicu konflik. Tiga bulan yang lalu Distrik Tembagapura, Kab. Mimika dilanda perang adat yang menewaskan 12 warga masyarakat.

    Tak lama, dua bulan kemudian bertepatan dengan hari raya ramadhan telah terjadi ledakan mortir di Jembatan I Mill 49, dalam peristiwa ini aparat keamanan sedang gencar melakukan penyelidikan terhadap penyebab peledakan tersebut… Telusuri lebih jauh bahwa ketika kunjungan Dubes AS ke Timika sempat beredar kabar tentang adanya upaya penyerangan dari pihak TPN/OPM dan juga sudah diprediksi jauh akan terjadinya kekacauan situasi kondisi di Kab. Mimika. Tentunya sumber informasi ini berasal dari badan intejen negara (BIN).

    Perlu kita ingat bahwa menjelang lebaran belum adanya proyek bagi TNI/POLRI, untuk itu pihak aparat keamanan TNI/POLRI selaku anjing penjilat PT Freeport indonesia sengaja memanaskan situasi di areal obyek penambangan supaya dengan adanya pengamanan tersebut aparat TNI/POLRI bisa dapat kucuran dana besar dari PT Freeport Indonesia…

    Menurut setiap perkembangan informasi menyebutkan adanya penyerangan dari kelompok OPM Pimpinan Kelly Kwalik, puncaknya tanggal 12 september 2008 terjadi peledakan di jembatan I Mill 49.Dalam hal ini semua pihak perlu ketahui bahwa TNI/POLRI berada dibalik peristiwa peledakan ini, kita tidak bisa menuduh pihak OPM/masyarakat biasa…karena alasannya sudah jelas untuk kepentingan Proyek TNI/POLRI dalam rangka menyongsong hari raya Idul Fitri…

    jika kawan-kawan telah dapat info terbaru terkait peristiwa peledakan mortir di mill 49 maka segere sebarkan, demi mendapat kepastian info…
    amolongo-nimao

  13. TARRY Says:

    hai everybody…ada kabar baik nih, buat yang mau ikutan beasiswa s2 full plus biaya hidup dijakarta…kunjungi webnya di http://www.ppm-manajemen.ac.id, test seleksi awal desember diJakarta n semua ditanggung biayanya

  14. HANS W Says:

    saya anak asli papua orang tua saya yang pertama membuka Timika saya lahir beser juga Timika sekolah pun di Timika. saya harap kalo jadi propinsi papua tengah . jangan membeda-bedakan suku dan bahasa padahal kita ini sama-sama ras negroit, selama ini dengan kehadiran PT Freepotr sampai hari ini kita sama ras tapi selalu dibeda-bedakan . harapan saya saya mulai dari sekarang ini Pemuda, Pelajar dan Mahasiswa perlu menenpatkan diri di posisi
    yang netral dalam menghadapi semua persoalan di Papua. Pemuda,
    Pelajar dan Mahasiswa merupakan asset masa depan bangsa yang perlu
    ditingkatkan peranannya dalam pengembangan yang konstruktif, agar di
    hari esok tampil sebagai Duta-Duta Pembangun, Penggerak dan Pendorong
    dalam pembangunan baik di tingkat local maupun nasional untuk
    menjawab tantangan jaman terutama di era globalisasi ini. dari Hans W

  15. tebastian Says:

    mana buktinya

  16. IMPT Says:

    Kami Rakyat Pengunugan Papua positif mendukung pemekarang Provinsi dan ibu kota Mimika

Leave a Reply