Miras Atau Minuman Berkadar Alkohol Bukan Budaya Papua
Author: JITA // Category: Pembicaraan Umum
Sesungguhnya (MIRAS) bukanlah budaya orang papua barat, namun miras ini hadir di Tahan Papau itu awalnya dari para kolonial yakni:
1. Belanda;
2. Jepang;
3. Sekutu;
4. Indonesia (Melayu)
Dari bangsa dan neraga – negara kolonial inilah miras itu diseret masuk dalam kehidupan orang Papau Barat di tanah Papua Barat.
Dengan demikian kita orang Papua itu harus sadar dan mengetahui bahwa miras bukanlah merupakan budaya orang Papua Barat, namuan hal ini hanyalah merupakan sebuah rekayasa politik yang didesain oleh para Pemerintah kolonialis untuk menaklukkan daerah kolonial. Hal ini saya katakan demikian karena sekarang ini sudah beredar begitu jauh dipelosok tanah papua berbagai jenis minuman keras yang memiliki tulisan pada lebel minuman tersebut yang berbunyi,” Khusus Untuk Orang Papua Barat”,hal ini saya temukan di surabaya sewaktu naik kapal menuju Timika; melihat hal tersebut saya pun bertanya – tanya didalam hati,” ada apa dengan minuman yang memiliki tulisan pada lebel, yang berbunyi khusus untuk orang papua barat? mengapa minuman keras untuk orang papua barat itu di khususkan? ada apa dibalik kata khusus yang dituliskan pada lebel minuman tersebut?
Berkaitan dengan itu, sesuai dengan realitas kehidupan masyarakat papua barat, minuman keras sangat berpengaruh besar seakan – akan miras bertindak bagaikan raksasa yang bergerak menguasai kehidupan masyarakat papua barat (hal ini perlu dicamkan, karena ini berbahaya).
Berkaitan dengan miras di Timika saya pikir haru s dimusnakan, hal ini dapat dimusnakan melalui beberapa langkah berikut ini:
1. Mahasiswa dan para alumni;
2. Ormas – ormas yang berada di Kabuparen Mimika;
3. Tokoh – tokoh agama yang ada di Timika;
4. Pihak yang berwajib;
5. Didukuung oleh seluruh masyarakat Papua Barat;
Kelima Poin di atas terkait dengan [ersoalan miras di Timika). Hal misar ini sekarang sudah merambat kepada generasi penerus bangsa papua barat.
By
Panamo & Erom

December 13th, 2009 at 1:25 am
saudaratulisan anda sangat baik tapi masih ambur adul jd pembaca sulut mengerti maksud permasalahan alias mengambang jd jika akan di posting saudara memahami tulisan anda sebalum diposting biar teratur.thanks b 4.
March 19th, 2010 at 3:00 pm
saya memahami jalan pikiran / imajinasi anda dengan tulisan ini namun, penulisan begini harus memiliki data jelas, sepertinya saya setuju dengan paradise… but tidak apa2 ini merupakan sebuah proses… kedepan.. tulis trus jangan mundur…takut buat
August 1st, 2010 at 12:51 pm
Perda Miras adalah solusi dalam mengurangi namun dikut serta Kan peran Masyarakat dan elemen elemen adat dalam menanggulangi padatnya pemasukan Miras dan berbagai minuman yg beralkhol ke kab mimika sebab ketidak seriusan pemda dan lembaga legeslatif dan aparat keamanan untuk duduk bersama sama dengan elemen adat,agama ,masyarakat ,perempuan dan Ham.untuk duduk bersama samadalam mengambil langkah langkah konkrit dan jalan terbaik dalam menanggulangi maraknya Miras Di kab Mimika.
by salam activis Fred meno kamki lama University Cenderawasi.
August 20th, 2010 at 5:49 pm
kalian tahu tidak sebetulya penjajah papua adalah oarang papua sendiri,kalian tidak liat di sana yang kaya makin kaya,yang miskin makin miskin.