<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments for Ikatan Pelajar Mahasiswa Kabupaten Mimika - IPMAMI.org</title>
	<atom:link href="http://ipmami.org/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://ipmami.org</link>
	<description>IPMAMI se Jawa Bali</description>
	<lastBuildDate>Sat, 06 Feb 2010 04:58:08 +0700</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Comment on Pemda Gelar Sosialisasi Perda Miras by Frengky</title>
		<link>http://ipmami.org/2009/12/09/pemda-gelar-sosialisasi-perda-miras/comment-page-1/#comment-7670</link>
		<dc:creator>Frengky</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Feb 2010 04:58:08 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ipmami.org/2009/12/09/pemda-gelar-sosialisasi-perda-miras/#comment-7670</guid>
		<description>Menurut saya setuju degan Perda miras...cuma masih banyak hal yang musti di Benahi...contoh: HIV AIDS yang semakin bertambah di Profinsi papua dan kususnya di Kabupaten Mimika, hal ini juga harus di perhatikan..</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut saya setuju degan Perda miras&#8230;cuma masih banyak hal yang musti di Benahi&#8230;contoh: HIV AIDS yang semakin bertambah di Profinsi papua dan kususnya di Kabupaten Mimika, hal ini juga harus di perhatikan..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Himbauan by KBMP WAY KANAN YOGYAKARTA</title>
		<link>http://ipmami.org/2007/12/30/selamat-natal-dan-tahun-baru/comment-page-1/#comment-7663</link>
		<dc:creator>KBMP WAY KANAN YOGYAKARTA</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 17 Jan 2010 18:17:27 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ipmami.org/2007/12/30/selamat-natal-dan-tahun-baru/#comment-7663</guid>
		<description>Organisasi daerah itu kan bisa kita ibaratkan seuah miniatur daerah kita, dengan harapan saat kita berkumpul, masih ada nuansa seperti saat kiat ada di wilayah kita, sehingag harapannya rasa ridu terhadap kampung halaman juga bisa sedikit terobati.

banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dengan bergabung di organisasi daerah, salah satunya, kita mengenal rekan sedaerah yang sma-sama berjuang di jogja</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Organisasi daerah itu kan bisa kita ibaratkan seuah miniatur daerah kita, dengan harapan saat kita berkumpul, masih ada nuansa seperti saat kiat ada di wilayah kita, sehingag harapannya rasa ridu terhadap kampung halaman juga bisa sedikit terobati.</p>
<p>banyak manfaat yang bisa kita dapatkan dengan bergabung di organisasi daerah, salah satunya, kita mengenal rekan sedaerah yang sma-sama berjuang di jogja</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on LULUS SMA; MAU JADI APA?  Catatan bagi yang melanjutkan kuliah by Erina Kora Hagabal</title>
		<link>http://ipmami.org/2008/11/19/lulus-sma-mau-jadi-apa-catatan-bagi-yang-melanjutkan-kuliah/comment-page-1/#comment-7661</link>
		<dc:creator>Erina Kora Hagabal</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Jan 2010 02:48:55 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ipmami.org/?p=105#comment-7661</guid>
		<description>benar sekali saudara.......kadang-kadang kita sebagai generasi penerus Bangsa Papua bingung dengan tujuan hidup dan masa depan yang pasti. saya sebagai salah satu putri Bangsa Papua mau sampai bahwa dalam menentukan arah langkah untuk suatu tujauan kita perlu membekali diri dengan Satu Iman , Satu Tujuan , dan tentunya harus mempunyai PRINSIP dalam menentukan langkah selanjutnya dalam mengejar MASA DEPAN . Khususnya buat adik-adiku yang masih SMA dan sedang Menentukan Dan memikirkan langkah selanjutny yang akan diambil untuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.......,,kakak sebagai senior ingin menyampaikan bahwa Hendaklah adik-adikku mempunyai suatu pemikiran yang passti dengan SATU IMAN , SATU TUJUAN , DAN SATU PRINSIP dalam kehidupanmu. maka, PERCAYA bahwa semua akan sesuai dengan Rencana Tuhan karena Manusia diciptakan Tuhan untuk maksud dan tujuannya masing-masing demikian juga dengan adik-adikku SETANAH DAN SEBANGSA PAPUA. TUHAN AKAN MENYERTAIMU DALAM SETIAP KEPUTUSAN YANG AKAN ADIK-ADIK BANGSA PAPUA AMBIL .</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>benar sekali saudara&#8230;&#8230;.kadang-kadang kita sebagai generasi penerus Bangsa Papua bingung dengan tujuan hidup dan masa depan yang pasti. saya sebagai salah satu putri Bangsa Papua mau sampai bahwa dalam menentukan arah langkah untuk suatu tujauan kita perlu membekali diri dengan Satu Iman , Satu Tujuan , dan tentunya harus mempunyai PRINSIP dalam menentukan langkah selanjutnya dalam mengejar MASA DEPAN . Khususnya buat adik-adiku yang masih SMA dan sedang Menentukan Dan memikirkan langkah selanjutny yang akan diambil untuk ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi&#8230;&#8230;.,,kakak sebagai senior ingin menyampaikan bahwa Hendaklah adik-adikku mempunyai suatu pemikiran yang passti dengan SATU IMAN , SATU TUJUAN , DAN SATU PRINSIP dalam kehidupanmu. maka, PERCAYA bahwa semua akan sesuai dengan Rencana Tuhan karena Manusia diciptakan Tuhan untuk maksud dan tujuannya masing-masing demikian juga dengan adik-adikku SETANAH DAN SEBANGSA PAPUA. TUHAN AKAN MENYERTAIMU DALAM SETIAP KEPUTUSAN YANG AKAN ADIK-ADIK BANGSA PAPUA AMBIL .</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on  by Leonardus Tumuka</title>
		<link>http://ipmami.org/2009/12/17/213/comment-page-1/#comment-7650</link>
		<dc:creator>Leonardus Tumuka</dc:creator>
		<pubDate>Thu, 17 Dec 2009 04:39:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ipmami.org/?p=213#comment-7650</guid>
		<description>Terimakasih atas laporan ini. Itu Sangat baik. Mudah-mudahan kawan-kawan yang membutuhkan informasi terkait laporan penggunaan uang tersebut, dapat puas dengan adanya laporan ini.

Salam</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terimakasih atas laporan ini. Itu Sangat baik. Mudah-mudahan kawan-kawan yang membutuhkan informasi terkait laporan penggunaan uang tersebut, dapat puas dengan adanya laporan ini.</p>
<p>Salam</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Miras Atau Minuman Berkadar Alkohol Bukan Budaya Papua by paradise</title>
		<link>http://ipmami.org/2009/10/24/miras-atau-minuman-berkadar-alkohol-bukan-budaya-papua/comment-page-1/#comment-7648</link>
		<dc:creator>paradise</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 12 Dec 2009 18:25:20 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ipmami.org/?p=194#comment-7648</guid>
		<description>saudaratulisan anda sangat baik tapi masih ambur adul jd pembaca sulut mengerti maksud permasalahan alias mengambang jd jika akan di posting saudara memahami tulisan anda sebalum diposting biar teratur.thanks b 4.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saudaratulisan anda sangat baik tapi masih ambur adul jd pembaca sulut mengerti maksud permasalahan alias mengambang jd jika akan di posting saudara memahami tulisan anda sebalum diposting biar teratur.thanks b 4.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Presiden SBY Setuju Provinsi Papua Tengah by IMPT</title>
		<link>http://ipmami.org/2008/08/18/presiden-sby-setuju-provinsi-papua-tengah/comment-page-1/#comment-7645</link>
		<dc:creator>IMPT</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 22 Nov 2009 18:44:06 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ipmami.org/?p=83#comment-7645</guid>
		<description>Kami Rakyat Pengunugan Papua positif mendukung pemekarang Provinsi dan ibu kota Mimika</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kami Rakyat Pengunugan Papua positif mendukung pemekarang Provinsi dan ibu kota Mimika</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Presiden SBY Setuju Provinsi Papua Tengah by tebastian</title>
		<link>http://ipmami.org/2008/08/18/presiden-sby-setuju-provinsi-papua-tengah/comment-page-1/#comment-7640</link>
		<dc:creator>tebastian</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 09 Nov 2009 08:59:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ipmami.org/?p=83#comment-7640</guid>
		<description>mana buktinya</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>mana buktinya</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on menguak pesona papua by Mark....</title>
		<link>http://ipmami.org/2008/01/22/menguak-pesona-papua/comment-page-1/#comment-7638</link>
		<dc:creator>Mark....</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 07 Nov 2009 12:16:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ipmami.org/2008/01/22/menguak-pesona-papua/#comment-7638</guid>
		<description>Wah good info nh.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Wah good info nh&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Keterpurukan Orang Asli Papua di Era Otsus by Leonardus Tumuka</title>
		<link>http://ipmami.org/2009/06/12/keterpurukan-orang-asli-papua-di-era-otsus/comment-page-1/#comment-5043</link>
		<dc:creator>Leonardus Tumuka</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 13 Jun 2009 10:12:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ipmami.org/?p=152#comment-5043</guid>
		<description>Benar saudara.!! 
Saya sepakat bahwa orang Papua semakin terpuruk meskipun berada pada tataran otonomi khusus. Otonomi Khusus (otsus) tidak memberikan kemjuan yang berarti, melainkan malah ada indikasi kehancuran.  oleh sebab itu Papua harus bangkit untuk melakukan perubahan di tanah sendiri. Tidak ada siapa pun yang dapat merubah orang Papua, kecuali kesadaran akan pentingnya perubahan itu benar-benar mengilhami hati dan nurani orang Papua untuk benar-benar berubah. 

Selain itu nampaknya, kita (orang Papua) terlalu terlena dengan segalah keindahan alam yang ada, sehingga menyebabkan kita mudah merasa diri cepat puas. Padahal masih sangat banyak hal yang sedang merongrong masa depan, termasuk ketidak jelasan masa depan masyarakat akibat globalisasi.

Masyarakat kecil tidak dapat mengatakan bahwa sebaiknya masa depan harus dirubah seperti ini atau itu, sebab ada keterbatasan kemampuan menciptakan masa depan karena Sumber daya manusia, diantaranya tingkat pengetahuan. Mereka hanya dapat berharap. Yang bisa mungkin hanya mereka yang memiliki kekuasaan untuk menentukan masa depan sesuai keinginan mereka. mau hancur atau baik, semua berada pada kendali mereka. saya berharap semua pemimpin memiliki angan-angan untuk membangun masa depan masyarakat Papua yang lebih baik, semoga.

Berkaitan dengan adanya ketertinggalan di aspek ekonomi merupakan pandangan yang sangat luar biasa. Sejauh ini kita orang Papua belum melihat potensi diri, bahwa pada prinsipnya kita mampu merubah keterpurukan itu. Kita malahan lebih memegang teguh pandangan ekonomi &quot;kuno&quot;, &quot;Apa yang ada hari ini cukup untuk hari ini sebab besok bisa dicari lagi&quot;. Semua itu dipikirkan begitu saja, tanpa melihat bahwa besok akan turun hujan yang akan menyebabkan banjir atau tidak. Ini dilema kemajuan. Sebab kita tidak hidup untuk kembali pada zaman pra sejarah, melainkan kita sedang &quot;berenang&quot; menuju arus yang kemudian disebut globalisasi. Berkaitan dengan hal tersebut, maka pandangan yang mengatakan,&quot;Apa yang ada hari ini cukup untuk hari ini sebab besok bisa dicari lagi&quot; harus dihilangkan dengan &quot;apa yang didapatkan hari ini ditabung untuk hari esok, sebab kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok&quot;.

Kita orang Papua juga belum berpikir bagaimana menjadi pengusaha, melainkan lebih berpikir bagaimana caranya menjadi politisi. Kita juga belum berpikir bagaimana mengendalikan pertanian, sehingga orang Papua bisa swadaya pangan. Kita juga belum berpikir untuk menjadi pedagang besar. Jika kita mau kita bisa jadikan Papua sebagai daerah penghasil komoditas sagu terbesar untuk daerah lain. Begitu juga, jika kita mau, kita bisa menjadikan Papua sebagai penghasil komoditas Ubi ekspor No. 1 di dunia. Semua bisa kita lakukan. Asal kita mau bekerja keras dan memberikan pencerahan dan harapan bagi mama-mama kita yang menderita di sana, sehingga kita bisa berinovasi lebih baik.

Tidak ada yang bisa diharapkan lagi untuk merubah orang Papua, kecuali berharap untuk lebih meningkatkan kemampuan diri sendiri.

Yakinlah, bahwa Orang PAPUA BISA!!

Semoga harapan akan masa depan yang lebih baik memberikan ilham bagi kemajuan seluruh masyarakat Papua menuju perubahan yang menjadi impian, amin.

Salam...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Benar saudara.!!<br />
Saya sepakat bahwa orang Papua semakin terpuruk meskipun berada pada tataran otonomi khusus. Otonomi Khusus (otsus) tidak memberikan kemjuan yang berarti, melainkan malah ada indikasi kehancuran.  oleh sebab itu Papua harus bangkit untuk melakukan perubahan di tanah sendiri. Tidak ada siapa pun yang dapat merubah orang Papua, kecuali kesadaran akan pentingnya perubahan itu benar-benar mengilhami hati dan nurani orang Papua untuk benar-benar berubah. </p>
<p>Selain itu nampaknya, kita (orang Papua) terlalu terlena dengan segalah keindahan alam yang ada, sehingga menyebabkan kita mudah merasa diri cepat puas. Padahal masih sangat banyak hal yang sedang merongrong masa depan, termasuk ketidak jelasan masa depan masyarakat akibat globalisasi.</p>
<p>Masyarakat kecil tidak dapat mengatakan bahwa sebaiknya masa depan harus dirubah seperti ini atau itu, sebab ada keterbatasan kemampuan menciptakan masa depan karena Sumber daya manusia, diantaranya tingkat pengetahuan. Mereka hanya dapat berharap. Yang bisa mungkin hanya mereka yang memiliki kekuasaan untuk menentukan masa depan sesuai keinginan mereka. mau hancur atau baik, semua berada pada kendali mereka. saya berharap semua pemimpin memiliki angan-angan untuk membangun masa depan masyarakat Papua yang lebih baik, semoga.</p>
<p>Berkaitan dengan adanya ketertinggalan di aspek ekonomi merupakan pandangan yang sangat luar biasa. Sejauh ini kita orang Papua belum melihat potensi diri, bahwa pada prinsipnya kita mampu merubah keterpurukan itu. Kita malahan lebih memegang teguh pandangan ekonomi &#8220;kuno&#8221;, &#8220;Apa yang ada hari ini cukup untuk hari ini sebab besok bisa dicari lagi&#8221;. Semua itu dipikirkan begitu saja, tanpa melihat bahwa besok akan turun hujan yang akan menyebabkan banjir atau tidak. Ini dilema kemajuan. Sebab kita tidak hidup untuk kembali pada zaman pra sejarah, melainkan kita sedang &#8220;berenang&#8221; menuju arus yang kemudian disebut globalisasi. Berkaitan dengan hal tersebut, maka pandangan yang mengatakan,&#8221;Apa yang ada hari ini cukup untuk hari ini sebab besok bisa dicari lagi&#8221; harus dihilangkan dengan &#8220;apa yang didapatkan hari ini ditabung untuk hari esok, sebab kita tidak tahu apa yang akan terjadi besok&#8221;.</p>
<p>Kita orang Papua juga belum berpikir bagaimana menjadi pengusaha, melainkan lebih berpikir bagaimana caranya menjadi politisi. Kita juga belum berpikir bagaimana mengendalikan pertanian, sehingga orang Papua bisa swadaya pangan. Kita juga belum berpikir untuk menjadi pedagang besar. Jika kita mau kita bisa jadikan Papua sebagai daerah penghasil komoditas sagu terbesar untuk daerah lain. Begitu juga, jika kita mau, kita bisa menjadikan Papua sebagai penghasil komoditas Ubi ekspor No. 1 di dunia. Semua bisa kita lakukan. Asal kita mau bekerja keras dan memberikan pencerahan dan harapan bagi mama-mama kita yang menderita di sana, sehingga kita bisa berinovasi lebih baik.</p>
<p>Tidak ada yang bisa diharapkan lagi untuk merubah orang Papua, kecuali berharap untuk lebih meningkatkan kemampuan diri sendiri.</p>
<p>Yakinlah, bahwa Orang PAPUA BISA!!</p>
<p>Semoga harapan akan masa depan yang lebih baik memberikan ilham bagi kemajuan seluruh masyarakat Papua menuju perubahan yang menjadi impian, amin.</p>
<p>Salam&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on LAGI-LAGI MINUMAN KERAS MENJADI PEMICU KONFLIK DI TIMIKA by Max Weler</title>
		<link>http://ipmami.org/2009/01/26/lagi-lagi-minuman-keras-menjadi-pemicu-konflik-di-timika/comment-page-1/#comment-4655</link>
		<dc:creator>Max Weler</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2009 17:51:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://ipmami.org/?p=123#comment-4655</guid>
		<description>Minuman Ber-Alkohol (MIRAS)

Shalom!!!
Sesungguhnya (MIRAS) bukanlah budaya orang papua barat, namun miras ini hadir di Tahan Papau itu awalnya dari para kolonial yakni:
1. Belanda;
2. Jepang;
3. Sekutu;
4. Indonesia (Melayu)
Dari bangsa dan neraga - negara kolonial inilah miras itu diseret masuk dalam kehidupan orang Papau Barat di tanah Papua Barat. 
Dengan demikian kita orang Papua itu harus sadar dan mengetahui bahwa miras bukanlah merupakan budaya orang Papua Barat, namuan hal ini hanyalah merupakan sebuah rekayasa politik yang didesain oleh para Pemerintah kolonialis untuk menaklukkan daerah kolonial. Hal ini saya katakan demikian karena sekarang ini sudah beredar begitu jauh dipelosok tanah papua berbagai jenis minuman keras yang memiliki tulisan pada lebel minuman tersebut yang berbunyi,&quot; Khusus Untuk Orang Papua Barat&quot;,hal ini saya temukan di surabaya sewaktu naik kapal menuju Timika; melihat hal tersebut saya pun bertanya - tanya didalam hati,&quot; ada apa dengan minuman yang memiliki tulisan pada lebel, yang berbunyi khusus untuk orang papua barat? mengapa minuman keras untuk orang papua barat itu di khususkan? ada apa dibalik kata khusus yang dituliskan pada lebel minuman tersebut?
Berkaitan dengan itu, sesuai dengan realitas kehidupan masyarakat papua barat, minuman keras sangat berpengaruh besar seakan - akan miras bertindak bagaikan raksasa yang bergerak menguasai kehidupan masyarakat papua barat (hal ini perlu dicamkan, karena ini berbahaya).
Berkaitan dengan miras di Timika saya pikir haru s dimusnakan, hal ini dapat dimusnakan melalui beberapa langkah berikut ini:
1. Mahasiswa dan para alumni;
2. Ormas - ormas yang berada di Kabuparen Mimika;
3. Tokoh - tokoh agama yang ada di Timika;
4. Pihak yang berwajib;
5. Didukuung oleh seluruh masyarakat Papua Barat;
Kelima Poin di atas terkait dengan [ersoalan miras di Timika). Hal misar ini sekarang sudah merambat kepada generasi penerus bangsa papua barat.

MOHON MAAF ATAS SEMUA KATA - KATA YANG TELAH PENULIS TUANGKAN DAAL.

TERIMA KAHASI!!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Minuman Ber-Alkohol (MIRAS)</p>
<p>Shalom!!!<br />
Sesungguhnya (MIRAS) bukanlah budaya orang papua barat, namun miras ini hadir di Tahan Papau itu awalnya dari para kolonial yakni:<br />
1. Belanda;<br />
2. Jepang;<br />
3. Sekutu;<br />
4. Indonesia (Melayu)<br />
Dari bangsa dan neraga &#8211; negara kolonial inilah miras itu diseret masuk dalam kehidupan orang Papau Barat di tanah Papua Barat.<br />
Dengan demikian kita orang Papua itu harus sadar dan mengetahui bahwa miras bukanlah merupakan budaya orang Papua Barat, namuan hal ini hanyalah merupakan sebuah rekayasa politik yang didesain oleh para Pemerintah kolonialis untuk menaklukkan daerah kolonial. Hal ini saya katakan demikian karena sekarang ini sudah beredar begitu jauh dipelosok tanah papua berbagai jenis minuman keras yang memiliki tulisan pada lebel minuman tersebut yang berbunyi,&#8221; Khusus Untuk Orang Papua Barat&#8221;,hal ini saya temukan di surabaya sewaktu naik kapal menuju Timika; melihat hal tersebut saya pun bertanya &#8211; tanya didalam hati,&#8221; ada apa dengan minuman yang memiliki tulisan pada lebel, yang berbunyi khusus untuk orang papua barat? mengapa minuman keras untuk orang papua barat itu di khususkan? ada apa dibalik kata khusus yang dituliskan pada lebel minuman tersebut?<br />
Berkaitan dengan itu, sesuai dengan realitas kehidupan masyarakat papua barat, minuman keras sangat berpengaruh besar seakan &#8211; akan miras bertindak bagaikan raksasa yang bergerak menguasai kehidupan masyarakat papua barat (hal ini perlu dicamkan, karena ini berbahaya).<br />
Berkaitan dengan miras di Timika saya pikir haru s dimusnakan, hal ini dapat dimusnakan melalui beberapa langkah berikut ini:<br />
1. Mahasiswa dan para alumni;<br />
2. Ormas &#8211; ormas yang berada di Kabuparen Mimika;<br />
3. Tokoh &#8211; tokoh agama yang ada di Timika;<br />
4. Pihak yang berwajib;<br />
5. Didukuung oleh seluruh masyarakat Papua Barat;<br />
Kelima Poin di atas terkait dengan [ersoalan miras di Timika). Hal misar ini sekarang sudah merambat kepada generasi penerus bangsa papua barat.</p>
<p>MOHON MAAF ATAS SEMUA KATA &#8211; KATA YANG TELAH PENULIS TUANGKAN DAAL.</p>
<p>TERIMA KAHASI!!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
